Sekelumit Kata tentang Penulis ;
Dilahirkan pertengahan bulan September ‘ 78 , di sebuah Kota Kecil di pinggir Pantai Utara Laut Jawa di Perbatasan antara Jawa Tengah dan Jawa Timur, dimana Kota ini terkenal dengan sebutan “Kota Tuak“. Suatu Kota yang dahulunya pernah di gunakan oleh Tentara Tar Tar (Mongolia) untuk Mendarat Pertama Kali ke Pulau Jawa melalui Pelabuhanya yang bernama Kambang Putih (Sekarang Pantai Boom*Red), di sebuah Kota dimana Sunan Kalijaga (Raden Said - Putra Adipati) pernah menyebarkan Agama Islam di Kota ini dengan tembangnya yang sangat terkenal hingga saat ini (Lir ilir) dengan Berguru kepada Sunan Bonang yang terkenal dengan Gamelannya.
Di sebuah desa Kecil, Penulis dibesarkan dari Keluarga yang Sederhana, dengan Lima bersaudara, Keluarga yang berpenghasilan Pas Pas an dan hanya mampu untuk membayar iuran sekolah dan cukup untuk makan sehari hari, di saat SD penulis hanyalah seorang Murid biasa yang Nilai Raportnya juga biasa biasa saja, walaupun kadang kadang mendapat peringkat kedua terbaik dari sekian teman yang ada di sekolah.
Saat SMP penulis mulai menyukai Pelajaran Melukis dan Menggambar, penulis juga Mulai Hobby menyanyi dan Karaoke , Penulis juga sering ikut Kontes atau lomba menyanyi walaupun jujur saja belum pernah mendapat Juara I, itupun hanya momen momen tertentu seprti kegiatan Lomba menyanyi di Kampung dalam Rangka memperingati Kemerdekaan RI 17 Agustusan, atau kadang juga Lomba yang di adakan di sekolah.
Menginjak SMA penulis mulai terpengaruh dengan lingkungan di sekolah yang sebenarnya tidak baik untuk diri sendiri maupun Orang tua, penulis sering Bolos sekolah dan jarang mengikuti pelajaran yang di ajarkan di sekolah, untung saja waktu itu sistem pendidikan masih longgar dan Alhamdulillah Penulis Dapat Lulus dan memperoleh Ijazah SMA walaupun dengan Nilai yangPas Pasan.
Lulus SMA bukannya Kuliah, tapi penulis malah merantau Ke Luar Negeri, yaaahh.. bukan ke Amerika atau Negerinya Paman Sam atau Barrack Obama, namun ke Negeri Jiran, sebuah negara dengan sistem kerajaan yang di pimpin oleh seorang Perdana Menteri yang kala itu di Jabat Mahattir Mohamad dan Wakilnya Anwar Ibrahim, Negeri Tetangga yang mengaku Serumpun dengan Kita dan sering mengklaim Pulau terluar kita , Budaya serta makanan khas kita.
Yaa.. Penulis mencoba mencari Rezeki (yang penting Halal) dengan menjadi seorang TKI di negeri yang mengaku bersahabat dengan kita tapi menusuk kita dari belakang , walaupun pada saat itu melalui Jalur yang Ilegal (Pendatang Haram - Versi Mereka*Red), karena uang untuk transport ke Negara itu memang tidak mencukupi untuk Jalur Udara atau Resmi. uang itupun Hasil dari menjual perhiasan ibu yang berupa Kalung dan Gelang. dan itupun masih belum mencukupi untuk membayar biaya Transport ke sana. untung saja Boss (Tekong*Red) yang akan membawa aku ke Negeri itu waktu itu mau mengerti dan menawarkan kepada aku untuk membayar sisa kekurangan biaya transport jika suda bekerja nanti,
Penulis memang mempunyai tekad yang kuat untuk bisa mencari uang sendiri tanpa mengantungkan kepada orang tua, akhirnya penulis bekerja di negeri itu kurang lebih 1,5 tahun, sekitar satu setengah tahun bekerja sebagai Kuli Cat Bangunan di sana penulis dapat telepon dari Kampung bahwa telah di buka Pendaftaran Secaba Polri yang pada saat itu Polri masih tergabung menjadi satu dengan tiga Angkatan yang Lain yaitu ABRI.
Penulis memutuskan untuk Pulang kampung dan mencoba mendaftar Secaba Polri (Sekarang Brigadir Polri) di Polda Jatim, dengan modal Nekat Alhamdulillah Penulis di terima dan mendapat kesempatan mengikuti pendidikan di PUSDIK SABHARA PORONG (sekarang Pusdik Gasum Porong) selama 11 (sebelas) bulan.
Selesai mengikuti Pendidikan penulis mendapat penempatan dinas di sebuah kota kecil yang bersebelahan dengan Kota Metropolis terbesar ke dua di indonesia, Kota yang terkenal dengan Sunan Giri dan Malik Ibrahimnya, Kota yang di juluki Kota Santri, kota yang dahulunya merupakan pegunungan kapur kemudian di sulap menjadi semen dan kemudian sekarang bekas galiannya di gunakan sebagai kampung dan perumahan, Setelah ikatan dinas selama dua tahun berakhir, penulis menikahi seorang gadis asli kota ini, Tahun 2003 penulis juga sempat menyelesaikan Pendidikan di salah satu Universitas yang tidak asing lagi di Kota ini, dan sampai saat Blog ini di buat, penulis Alhamdulillah di karuniai 2 (dua) orang putri yang cantik cantik.* (itu sih kata orang…)
Mungkin hanya itu yang bisa penulis ceritakan sebagai Riwayat Hidup singkat, yang sedikit banyak mungkin berkesan bagi penulis, akhir kata “Selamat Membaca dan Happy Blogging…”






